Menuju Kader Berkarakter: Kuliah Kaderisasi Vol.2 PK IPNU-IPPNU UIN Malang
Suasana siang di lingkungan kampus mulai terasa lebih hidup ketika
para peserta satu per satu memasuki ruangan kegiatan. Sejak pukul 13.00
WIB, panitia telah bersiap menyambut kedatangan peserta untuk melakukan
registrasi dan absensi. Pertemuan tersebut menjadi awal dari rangkaian Kuliah
Kaderisasi Vol. 2 dan Buka Bersama yang diselenggarakan oleh PK IPNU-IPPNU UIN
Malang dengan mengusung tema “Internalisasi Nilai Aswaja dalam Intelektualitas
dan Kaderisasi Pelajar IPNU-IPPNU.”
Kegiatan ini merupakan bentuk realisasi dari MASORA, salah satu
tahapan penting dalam proses pengkaderan setelah dilaksanakannya MAKESTA. Jika
pada jenjang sebelumnya kader mengenal RTL atau Rencana Tindak Lanjut, maka di
tingkat perguruan tinggi tahapan tersebut diwujudkan melalui kegiatan
kaderisasi yang lebih kontekstual dengan dunia akademik. Di PK IPNU-IPPNU UIN
Malang, MASORA direalisasikan melalui kegiatan Kuliah Kaderisasi yang bertujuan
memperdalam pemahaman kader terhadap nilai-nilai organisasi sekaligus
menguatkan kapasitas intelektualnya.
Memasuki pukul 13.30 WIB, acara resmi dibuka yang kemudian
dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an sebagai pengantar kegiatan.
Suasana semakin khidmat ketika seluruh peserta bersama-sama menyanyikan lagu
Indonesia Raya, dilanjutkan dengan Yalal Wathon, serta Mars IPNU-IPPNU yang
menggema di ruangan, menghadirkan semangat kebangsaan sekaligus meneguhkan
identitas sebagai kader pelajar Nahdlatul Ulama.
Rangkaian acara kemudian berlanjut dengan sambutan dari ketua
pelaksana serta Ketua PK IPPNU UIN Malang. Dalam sambutannya, para pengurus
menekankan pentingnya keberlanjutan proses kaderisasi agar organisasi tidak
hanya berjalan secara struktural, tetapi juga memiliki kader yang memahami
nilai, arah perjuangan, serta jati dirinya sebagai pelajar NU di lingkungan
kampus. “Semoga Kuliah Kaderisasi dapat dilanjutkan untuk ke depannya, karena
kegiatan ini merupakan tahap pengkaderan yang perlu dijalani oleh para anggota
agar dalam ber-IPNU IPPNU tidak sekadar berjalan, tetapi juga memahami tujuan
dan jati dirinya sebagai pelajar NU,” ujar Naili Saniyyah selaku Koordinator
Departemen Kaderisasi PK IPPNU UIN Malang.
Setelah sesi pembukaan ditutup dengan doa, kegiatan dilanjutkan
dengan pemaparan materi kaderisasi yang menjadi inti dari Kuliah Kaderisasi
Vol. 2 ini. Materi yang diangkat bertema relasi antara nilai Aswaja dan praksis
intelektual, yang mengajak peserta untuk memahami bahwa nilai-nilai Ahlussunnah
wal Jama’ah tidak hanya menjadi landasan keagamaan, tetapi juga dapat menjadi
pijakan dalam membangun tradisi berpikir kritis dan intelektual di lingkungan
akademik. Selanjutnya, materi lain
membahas mengenai strategi kaderisasi kultural dan digital di lingkungan akademik.
Dalam sesi ini, peserta diajak melihat bagaimana proses kaderisasi tidak hanya
berlangsung melalui forum-forum formal organisasi, tetapi juga dapat diperkuat
melalui pendekatan budaya, diskusi intelektual, hingga pemanfaatan media
digital sebagai ruang dakwah dan pengembangan kader di era modern.
Diskusi berlangsung cukup interaktif. Antusiasme peserta terlihat
dari berbagai pertanyaan dan tanggapan yang muncul pada sesi tanya jawab yang
dipandu oleh moderator. Selain pemaparan materi. Menjelang
sore hari, kegiatan memasuki waktu istirahat yang diisi dengan pelaksanaan
sholat berjamaah serta persiapan untuk berbuka puasa bersama. Kebersamaan
tersebut menjadi penutup hangat dari rangkaian kegiatan hari itu.
Melalui Kuliah Kaderisasi Vol. 2 ini, PK IPNU-IPPNU UIN Malang
berharap proses pengkaderan tidak hanya berhenti pada kegiatan formal, tetapi
mampu membentuk kader yang memiliki kedalaman nilai Aswaja, kapasitas
intelektual, serta kesiapan untuk berkontribusi di lingkungan akademik maupun
masyarakat luas.

0 Response to " Menuju Kader Berkarakter: Kuliah Kaderisasi Vol.2 PK IPNU-IPPNU UIN Malang "
Posting Komentar